Posts

Showing posts from January, 2012

Mengenai Air

Image
Rencana ini adalah mengenai air dari segi kegunaan untuk bersuci dalam Islam.  Air adalah penting untuk kegunaan manusia. Begitu juga bagi agama Islam kerana meletakkan air sebagai suatu benda yang suci. Walau bagaimanapun, Islam tidak meletakkan semua air adalah suci. Maka, Islam mengkategorikan air kepada beberapa bahagian: Air yang suci lagi menyucikan, tidak makruh digunakan seperti air mutlak. Air yang suci lagi menyucikan tetapi makruh digunakan iaitu air yang terjemur di di bawah kepanasan matahari. Air yang suci tetapi tidak boleh menyucikan air yang digelar musta'mal (ﻣﺴﺘﻌﻤﻞ) air yang berubah dengan suatu yang suci. Air ber najis yang dikenali sebagai air mutanajjis (ﻣﺘﻨﺠﺲ). Pengertian bersuci Ertinya Pada Bahasa Membersihkan diri atau sesuatu daripada sebarang kekotoran. Sama ada benda itu najis ataupun tidak. Benda-benda yang najis seperti darah, bangkai, tahi dan sebagainya. Benda-benda yang kotor tetapi tidak najis seperti air ludah, hingus dan lain-Iain

Ucapan Lemah Lembut pada Orang Tua

Image
Seri : Akhlaq   Ucapan Lemah Lembut pada Orang Tua   Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Di zaman ini, akhlak baik kepada orang tua seakan semakin sirna. Apalagi sudah disibukkan dengan anak dan istri. Atau barangkali ada kesibukan yang sebenarnya tidaklah urgent, namun ketika orang tua memanggil, jawaban sang anak, " Aduh Mama, ini lagi asyik nih. Trus saja Oci (panggilan akrabnya) diganggu ." Gitulah anak muda. Karena terpengaruh TV, lingkungan dan lainnya. Tak tahukah kita bahwa bermuamalah baik dengan orang tua adalah jalan menuju surga? Coba kita lihat hadits berikut ini yang disebutkan oleh Imam Al Bukhari   rahimahullah   dalam kitab Al Adabul Mufrod. Dari Thaisalah bin Mayyas , ia berkata, كُنْتُ مَعَ النَّجَدَاتِ ، فَأَصَبْتُ ذَنُوْبًا لاَ أَرَاهَا إِلاَّ مِنَ الْكَبَائِرِ، فَذَكَرْتُ ذَالِكَ ِلابْنِ عُمَرَ. قاَلَ: مَا هِىَ؟ قلُتْ:ُ كَذَا وَكَذَا. قَالَ: لَيْسَتْ هَذِهِ

Jangan Sampai Susah Payah Beramal Tetapi Sia-Sia

Image
Seri : Aqidah   Jangan Sampai Susah Payah Beramal Tetapi Sia-Sia Wahai saudaraku janganlah melelahkan dirimu dahulu dengan banyak melakukan amal perbuatan, karena banyak sekali orang yang melakukan perbuatan, sedangkan amal tersebut sama sekali tidak memberikan apa-apa kecuali kelelahan di dunia dan dan siksa di akhirat. Oleh karena itu sebelum melangkah untuk melakukan amal perbuatan, kita harus mengetahui syarat diterimanya amal tersebut, dengan harapan amal kita bisa diterima di sisi Allah   subhanahu wa ta'ala . Di dalam masalah ini ada tiga syarat penting lagi agung yang perlu diketahui oleh setiap hamba yang beramal, jika tidak demikian, maka amal terebut tidak akan diterima. Pertama , Iman Kepada Allah dengan Men-tauhid-Nya إِنَّ الَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّـلِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّـتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلاً "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal."( QS. Al- Kahfi:107

Redupnya Sunnah

Image
Seri : Fiqih   Redupnya Sunnah Tak ada seorang mukmin pun yang tidak mengharapkan kembalinya kejayaan Islam, sebagaimana Islam dahulu pernah berada pada masa emas kejayaannya di zaman Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam . Akan tetapi cita-cita bukanlah angan-angan dan mimpi indah di kala terjaga. Bagaimana kita bisa meraih kejayaan Islam seperti dahulu sedangkan saat ini banyak diantara kaum muslimin sendiri yang meninggalkan ajaran Nabi   shallallahu'alaihi wa sallam dan mengamalkan bid'ah. Kebid'ahan inilah yang menjadi pengeruh sunnah Nabi (syariat Islam) yang sebenarnya. Dari Hudzaifah bin Al Yaman   radhiyallahu 'anhu , beliau berkata, كَانَ النّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ الْخَيْرِ. وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنِ الشّرِّ. مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي. فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِِ إنّا كُنّا فِي جَاهِلِيّةٍ وَشَرٍّ. فَجَاءَنَا اللهُ بِهَذَا الْخَيْرِ. فَهَلْ بَعْدَ هَذَا الْخَيْرِ شَرٌّ؟ قَالَ: "نَعَمْ" فَقُلْتُ: هَل

Tanggal Kelahiran Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Image
Seri : Dunia Islam   Tanggal Kelahiran Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Tanggal Kelahiran Nabi   shallallahu 'alaihi wa sallam   diperselisihkan secara tajam. Ada yang mengatakan bahwa beliau lahir tanggal 2 Rabiul Awal, 8 Rabiul Awal, 10 Rabiul Awal, 12 Rabiul Awal, 17 Rabiul Awal (Lihat   al-Bidayah wa Nihayah   karya Ibnu Katsir: 2/260 dan   Latho'iful Ma'arif   karya Ibnu Rojab hlm. 184-185). Semua pendapat ini tidak berdasarkan hadits yang shahih. Adapun hadits Jabir dan Ibnu Abbas   radhiallahu 'anhuma   yang menerangkan bahwa tanggal kelahiran Nabi   shallallahu 'alaihi wa sallam   adalah tanggal 12 Rabiul Awal   tidak shahih . Kalaulah shahih, tentu akan menjadi hakim (pemutus perkara) dalam masalah ini. Akan tetapi, Ibnu Katsir   rahimahullah   berkata tentang hadits tersebut, "Sanadnya terputus." ( al-Bidayah wan Nihayah   karya Ibnu Rajab hlm. 184-185) Berhubung penentuan hari kelahiran beliau   shallallahu 'alaihi wa sall

Fw: [ Annahl ] Meninjau Ritual Malam Nisfu Sya'ban

Image
Seri : Manhaj   Meninjau Ritual Malam Nisfu Sya'ban   Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya . Di sebagian kalangan masyarakat masih tersebar ritual-ritual di malam Nishfu Sya'ban, entah dengan shalat atau berdo'a secara berjama'ah. Sebenarnya amalan ini muncul karena dorongan yang terdapat dalam berbagai hadits yang menceritakan tentang keutamaan malam tersebut. Lalu bagaimanakah derajat hadits yang dimaksud? Benarkah ada amalan tertentu ketika itu? Semoga tulisan kali ini bisa menjawabnya. Meninjau Hadits Keutamaan Malam Nishfu Sya'ban Penulis Tuhfatul Ahwadzi (Abul 'Alaa Al Mubarokfuri) telah menyebutkan satu per satu hadits yang membicarakan keutamaan malam Nishfu Sya'ban. Awalnya beliau berkata, "Ketahuilah bahwa telah terdapat beberapa hadits mengenai keutamaan malam Nishfu Sya'ban, keseluruhannya menunjukkan bahwa hadits tersebut tidak ada   ashl -nya